Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2011

20 Momen Terbaik UEFA Champions League

Gambar
Majalah resmi UEFA Champions League melansir hasil voting 20 momen terbaik di ajang Liga Champion dalam kurun waktu 50 tahun terakhir. Data voting ini diambil dari hasil survey yang dilakukan kepada beberapa pemain sepak bola, para jurnalis dan pengguna dari eufa.com.
Dari 20 momen terbaik, di urutan teratas hasil voting jatuh pada partai final Liga Champions tahun 2005 yang mempertemukan Liver...pool dan AC Milan. Kiper Liverpool kala itu, Jerzy Dudek, membuat dua penyelamatan gemilang. Ia menghalau sepakan Andriy Shevchenko.

Liverpool berhasil menyamakan skor 3-3, setelah tertinggal 0-3 dari Milan di babak pertama. Kegemilangan Dudek terjadi ketika menepis tendangan Shevchenko pada detik-detik akhir perpanjangan waktu babak kedua. Dudek bahkan juga menjadi pahlawan saat ia menepis penalti Shevchenko, dan membawa Liverpool juara Liga Champions 2004-05. Hasil voting momen ini mengemas poin 21%.
Di urutan kedua dengan hasil voting sebesar 12%, ditempati oleh momen tendangan voli Zinedine…

Perlindungan Hukum Terhadap Saksi Dalam Akta Notaris

Keberhasilan suatu proses peradilan sangat bergantung pada alat bukti yang berhasil diungkap atau ditemukan. Dalam proses persidangan, terutama yang berkenaan dengan Saksi, banyak kasus yang tidak terungkap akibat tidak adanya Saksi yang dapat mendukung tugas penegak hukum. Padahal, adanya Saksi dan Korban merupakan unsur yang sangat menentukan dalam proses peradilan. Keberadaan Saksi dan Korban dalam proses peradilan pidana selama ini kurang mendapat perhatian masyarakat dan penegak hukum. Kesaksian mempunyai arti penting dalam suatu pembuktian baik perdata maupun pidana. Dalam memutuskan perkara, hakim terikat kepada alat-alat bukti yang sah yang salah satunya adalah alat bukti kesaksian. Sebagai alat bukti, kesaksian mempunyai arti penting dalam memberikan tambahan keterangan untuk menjelaskan suatu perkara perdata maupun pidana.
Jabatan notaris diadakan atau kehadirannya dikehendaki oleh aturan hukum dengan maksud untuk membantu dan melayani masyarakat yang membutuhkan alat bukti …

Peran Tifosi Dalam Sepakbola Italia

Di era 90an, sepakbola Italia terkenal paling ekstrem. Bukan dari hal permainan, tapi menyangkut penonton atau yang biasa disebut tifosi. Para pendukung fanatik di Negeri Spaghetti itu umumnya menyatukan diri dalam wadah  ekslusif yang disebut “Ultra”. Ada kelompok “Curva Fiesole” yang mendukung Fiorentina, “Curva Nord” (Lazio), “Ultras Inter”, “Lo Juventus Club” dan lain-lain. Setiap klub Serie A punya kelompok ultra tersendiri.
 Mereka juga tak sulit dikenali mengingat gemar menonjolkan atribut khas kelompoknya. Yaitu selalu bergerombol mengenakan seragam baik itu topi, kaos, atau syal tertentu. Bahkan tak sedikit pula yang mengecat wajah dan rambut dengan warna timnya dan kerap meneriakan yel-yel dukungan nyaris sepanjang laga. Klub-klub Serie A umumnya memiliki hubungan formal dan memelihara kelompok-kelompok tersebut. Malah mereka memberikan akses khusus untuk mendapatkan tiket pertandingan-pertandingan penting. Kelompok ultra juga mendapatkan segala info yang berhubungan  dengan k…

Pintu Surga Dan Neraka

Gambar
Seorang serdadu yang bernama Nobushige mendatangi Hakuin, dan bertanya, "Apakah sebenarnya ada surga dan neraka?"
"Siapakah anda?" tanya Hakuin.
"Saya adalah seorang samurai," serdadu itu menjawab.
"Kamu, seorang serdadu!" seru Hakuin, "Penguasa manakah yang akan menjadikan anda sebagai serdadunya? Wajahmu tampak bagaikan pengemis."
Nobushige menjadi sedemikian marahnya sehingga mulai menarik pedangnya, tetapi Hakuin melanjutkan, "Jadi anda mempunyai pedang! Senjata anda itu mungkin terlalu tumpul untuk memenggal kepala saya."
Ketika Nobushige menarik pedangnya, Hakuin berkomentar, "Di sinilah terbuka pintu neraka!"
Mendengar kata-kata ini, samurai itu, memahami maksud guru tersebut, ia menepiskan pedangnya dan membungkukkan badan.
"Di sinilah terbuka pintu gerbang surga," kata Hakuin.

Protokol Notaris dan PPAT

Gambar
Dalam Penjelasan Pasal 62 UUJN, disebutkan bahwa Protokol Notaris terdiri atas:
a. Minuta Akta; Minuta akta adalah asli akta Notaris, dimana di dalam minuta akta ini terdiri dari (dilekatkan) data-data diri para penghadap dan dokumen lain yang diperlukan untuk pembuatan akta tersebut. Setiap bulannya minuta akta harus selalu dijilid menjadi satu buku yang memuat tidak lebih dari 50 akta. Pada sampul setiap buku tersebut dicatat jumlah minuta akta, bulan dan tahun pembuatannya.
b. Buku daftar akta atau Repertorium; Dalam Repertorium ini, setiap hari Notaris mencatat semua akta yang dibuat oleh atau dihadapannya baik dalam bentuk minuta akta maupun Originali dengan mencantumkan nomor urut, nomor bulanan, tanggal, sifat akta dan nama para penghadap.
c. Buku daftar akta di bawah tangan yang penandatanganannya dilakukan di hadapan Notaris atau akta di bawah tangan yang didaftar; Notaris wajib mencatat surat-surat di bawah tangan, baik yang disahkan maupun yang dibukukan dengan mencantumkan nomo…

Pejabat Pembuat Akta Tanah

Gambar
Dalam pengelolaan bidang pertanahan di Indonesia, terutama dalam kegiatan pendaftaran tanah, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), merupakan pejabat umum yang menjadi mitra instansi BPN guna membantu menguatkan/mengukuhkan setiap perbuatan hukum atas bidang tanah yang dilakukan oleh subyek hak yang bersangkutan yang dituangkan dalam suatu akta otentik. Secara normatif, PPAT adalah Pejabat Umum yang diberi wewenang untuk membuat akta-akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah atau hak milik satuan rumah susun, atau membuat alat bukti mengenai perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah yang akan dijadikan dasar pendaftarannya (Pasal 1 angka 1 PP Nomor 37 Tahun 1998 jo. Pasal 1 angka 24 PP 24 Tahun 1997)
Khusus mengenai PPAT tersebut telah diterbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 37 tahun 1998 tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah yang ditetapkan tanggal 5 Maret 1998 dan ketentuan pelaksanaannya dituangkan dalam Peraturan Kepala Badan Pertanahan…

Pemilik Fiorentina Di Hukum Satu Tahun Penjara Terkait Calciopoli

Gambar
SAN PAOLO - Pengadilan tinggi Napoli telah memvonis bersalah Luciano Moggi terkait skandal Calciopoli yang terkuak pada 2006 silam. Mantan direktur Juventus itu dijatuhi hukuman lima tahun dan empat bulan penjara.
Selasa malam (8/11/2011) sidang Calciopoli digelar di Naples dengan agenda vonis yang dijatuhkan oleh Hakim Teresa Casoria. Moggi telah melakukan pembelaan bahwa bukan cuma dia yang terlibat, juga klub-klub lain, termasuk Inter Milan. Namun segala pembelaan tersebut tak terbukti.
Meskipun Moggi divonis hukuman penjara lima tahun dan empat bulan, berdasarkan hukum di Italia, dia tidak akan benar-benar menghabiskan seluruh waktu itu di dalam sel. Selain itu, ini juga baru tingkat pertama dari sistem peradilan yang berlangsung, dan ada banyak tingkat banding.
Persidangan tersebut tidak hanya melibatkan Moggi, pun pemilik Fiorentina Diego dan Andrea Della Valle, serta Presiden Lazio, Claudio Lotito, yang semuanya divonis bersalah. Mereka dikenai hukuman satu tahun dan…