Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2013

Kronik #12Mei Oleh @warungarsip

Tragedi Trisakti 12 Mei memang bukan awal radikalisasi penjatuhan Orde Harto. Jauh sebelumnya ada ricuh Kongres PDI, 27 Juli, Mega Bintang 97, & sederet prolog perburuan & penculikan aktivis. Tapi Trisakti pada 12 Mei jadi momen penyatuan Kaoem Terpelajar-Rakyat. Bahwa kaoem bedil petantang-petenteng ini HARUS dilawan. Hari-hari sebelum Trisakti 12Mei mahasiswa dari pelbagai kampus di Jakarta & daerah sudah bergolak. Titik didih ada di 12 Mei. Momen Trisakti 12 Mei didihkan ingatan pada 24 Februari 1966 ketika Arif Rahman Hakim tertembak. Demonstrasi kian bringas. Tritura lahir.Enam hari sblm bentrok berdarah Trisakti mahasiswa UNS Solo bentrok dengan kaoem bedil di depan kampus Kenthingan. Sekitar 300 mahasiswa gabungan dari beberapa kampus di Jakarta juga bentrok. Pada 6 Mei, UI, Jayabaya, STEKPI, MoestopoBeragama, IKIP, Univ Sahid. Univ Winaya Mukti & Unpad Bandung juga terlibat bentrok di Jl Jatinangor. Mahasiswa, seorag siswa SMP, & wartawan terluka. Menhanka…