Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2011

Indonesia Rawan Pangan ???

Di tengah hiruk pikuk kasus Gayus Tambunan atau curhat gaji presiden, ada ancaman besar di depan mata yang kurang mendapat perhatian. Rakyat Indonesia terancam mengalami krisis pangan. Badan Pangan Dunia (FAO) telah memperingatkan tahun 2011 ini akan terjadi krisis pangan dunia. Peringatan sudah disampaikan pada 2010 lalu. Sejak Desember 2010, harga pangan dunia telah melonjak bahkan telah mencapai rekor tertinggi indeks harga pangan FAO. Pada akhir tahun lalu, indeks yang menghitung perubahan harga kumpulan bahan pangan seperti sereal, biji-bijian, minyak, susu, daging, dan gula rata-rata mencapai 214,7. Sedangkan rekor Juni 2008 hanya di level 213,5. Meski sudah mendapatkan peringatan tahun lalu, Indonesia seperti biasanya tidak siap menghadapinya. Memasuki awal tahun 2011, warga kita langsung dihajar harga kebutuhan pangan yang terus melambung. Harga beras terus naik, harga cabai mencapai posisi yang tidak masuk akal, Rp 100 ribu per kilogram. Kebutuhan pokok lainya pun ikut terkere…

Penjual Buah Itu Jadi Pahlawan Revolusi Tunisia

Jumat 14 januari jadi hari bersejarah untuk rakyat tunisia. Sebuah hari yang dinanti rakyat tunisia setelah 23 tahun negara ini dikuasi rezim tangan besi. Hari dimana Presiden Zine Al-Abidine Ben Ali  meninggalkan negaranya dan seluruh kekuasaannya. Revolusi terjadi di negara indah tunisia.

Tercatatlah Mohamad Bouazizi sebagai pengobar semangat pada revolusi tunisia ini. Pemuda alumni perguruan tinggi Tunisia ini. Sebagaimana laiknya, selayaknya lulusan PT bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan. Namun  tidak demikian di sebuah negeri cantik Tunisia di Afrika Utara. Tingkat pengangguran intelektual cukup tinggi. Warga negara Tunisia juga mencari pekerjaan di negara tetangga yang kaya dan sedang membangun infrastruktur seperti Libya.

Kenapa Mesti ???

Kenapa mesti merasa sendiri kalau DIA selalu ada didekatmu
Kenapa mesti berkecil hati kalau DIA selalu memperlihatkan kebesaranNya padamu
Kenapa mesti berputus asa kalau DIA selalu meyakinkanmu
Kenapa mesti merasa lemah kalau DIA selalu menguatkanmu
Kenapa mesti bingung melangkah kalau DIA selalu membingbingmu
Kenapa mesti takut kalau DIA selalu melindungimu
Kenapa mesti merasa rendah kalau DIA selalu meninggikanmu
Kenapa mesti jahat kalau DIA menjanjikan kebaikan
DIA ada untukmu
Kamu ada untukNYA.,.,.,.,.

Aku, kamu...

Aku adalah aku,
Kamu adalah kamu,
Aku bukan kamu,
Kamu bukan aku,

Aku datang entah dari mana,
aku ini entah siapa,
aku pergi entah kemana,
aku akan mati entah kapan,
aku heran bahwa aku dan kamu gembira

kamu datang entah dari mana,
kamu ini entah siapa,
kamu pergi entah kemana,
kamu akan mati entah kapan,
kamu heran bahwa kamu dan aku gembira

Lorong Kelabu

Hanya dingin angin malam yang merasuk kalbu
Dan dentangan jam dinding yang tak henti
Menemaniku meratapi tubuh yang jauh di sana
Ku coba tuk tegar, namun batin ini tak Kuasa

Deras derai air mata yang sebening embun
Sama derasnya dengan turunnya hujan
Aku bukan hanya meratapi tubuh yang terbujur kaku
Namun pikiranku melayang tuk mencari tahu

Sang Malaikat berjaga di lorong waktu
Menunggu jiwa sang tubuh yang terbujur kaku
Andai saja kutahu dimana ia akan pergi
Kan kukejar tuk menyuruhnya kembali

Kotak Kampus

Dengan masuknya berbagai macam kepentingan politik yang bersifat pragmatis sesaat  membuat birokrasi kampus terkotak-kotak dari sisi kepentingan yang mereka bawa. Akademisi yang seharusnya memberikan pedoman terhadap kehidupan intelektual yang baik malah menjadi seperti provokator dengan menjadikan mahasiswa bahan adu domba di luar dunia kampus.
Dengan praktek-praktek adu domba dalam dunia kampus menjadikan mahasiswa terpecah belah atau terkotak-kotak. Akibatnya tugas utama sebagai mahasiswa sesuai tridharma perguruan tinggi menjadi terabaikan. Proses perkuliahan bukan lagi menjadi hal yang mengasikkan bagi para akademisi maupun mahasiswa karena besarnya iming-iming dari kepentingan dari dunia di luar kampus tersebut.
Proses penelitian dilakukan dengan berbagai macam kepentingan sponsor yang masuk di dalamnya, sedangkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terabaikan dengan pengabdian kepada kepentingan lain serta kepada kepentingan sponsor.
Mahasiswa sebagai kader …