Kisah Pabrik Roti



Di sebuah rumah sudah ada "roti". Rumah ini aman, tentram bersama "roti" mereka. Seiring perkembangan zaman, di berbagai rumah yang lain muncul "roti" baru, bahkan sudah mulai ada penjual "roti" masuk ke rumah tersebut untuk menawarkan "rotinya".

Si penjaga rumah  bilang, "maaf kami sudah punya roti",

Si penjual "roti" terus jualan dalam rumah dengan tenang dan damai, sambil bertanya ke  penghuni rumah "mengapa tidak mau terima roti padahal roti ini sudah kami tawarkan ? Ada apa memang nya dengan roti ? "

Yang jaga rumah bilang, "Kami sudah punya roti, Kenapa lagi kamu tawarkan roti ?"

Dia kira roti yg dia jual itu bagus, padahal Sudah pernah jualan juga di rumah lain, waktu jaman dahulu kala, ada yg bunuh bunuh Han, dan sebagainya.

Susah ngomong sama penjual roti yg pikir hanya rotinya yg enak. Apalagi pabrik rotinya ada diluar negeri

Yang jadi marketing roti orang dalam rumah yg sudah punya roti asli dalam rumah, si marketing roti luar ini, hidup karena roti dalam rumah, pendidikan, nafkah, dan sebagainya, tapi masih suka jelek' jelekkan roti dalam rumah.
Itu namanya, sariroti dibalas roti basi

Akhirnya pemilik rumah mau menertibkan "pabrik roti" ini, walaupun si Pabrik ini tetap beralasan bahwa mereka jualan roti dengan tenang , tidak ribut, tapi tujuan nya mau mengganti "roti" di dalam rumah tersebut.

Bersambung...

#AsalBunyi #KopiMalam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hukum Waris Perdata

HAK-HAK ATAS TANAH MENURUT UUPA DAN PP. NO.40/1996

SISTEM ADMINISTRASI DAN TATA KELOLA KANTOR NOTARIS. [1]