KONFERENSI WILAYAH KE-IV IKATAN NOTARIS INDONESIA PROVINSI SULAWESI TENGGARA


 Pengurus Wilayah Sulawesi Tenggara (Pengwil Sultra) Ikatan Notaris Indonesia (INI) menggelar Konferensi Wilayah Ke- IV Ikatan Notaris Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu 27 Agustus 2016, dimulai pukul 08.00 WITA bertempat di Swiss-belhotel Kendari.

Acara yang diselenggarakan guna membicarakan dan memutuskan tentang Laporan Pertanggung Jawaban Pengwil Sultra Periode 2013 – 2016, serta memilih dan menetapkan Ketua Pengurus Wilayah dan Dewan Kehormatan Wilayah Notaris Provinsi Sulawesi Tenggara ini, dihadiri oleh sekitar 50 Notaris yang berada di Wilayah Sulawesi Tenggara. Konferensi Wilayah Ke- IV Ikatan Notaris Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara dirangkaikan pula dengan sosialisasi “Tax Amnesty” oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kendari dan upgrading mengenai Badan Hukum yang dibawakan oleh Aulia Taufani, S.H.



 Puncak dari Konferensi Wilayah tersebut ialah pemilihan Ketua Pengurus Wilayah Sulawesi Tenggara Ikatan Notaris Indonesia (INI) untuk masa bakti 2016 – 2019. Sejatinya, terdapat 4 orang bakal calon Ketua yaitu Sitti Nurfarhah Tane, S.H., M.Kn Notaris Kabupaten Konawe, Muhammad Nurung, S.H., M.Kn Notaris Kabupaten Bombana (Keduanya diusung oleh Pengda Kendari), L. M. Taufik, S.H., M.Kn (diusung oleh Pengda Bau-Bau) dan Santi Bunga, S.H., M.Kn Notaris Kabupaten Kolaka (diusung oleh Pengda Kolaka). Tetapi L. M. Taufik, berhalangan menghadiri Konferensi Wilayah dikarenakan pelaksanaan Konferensi Wilayah bertepatan dengan ibadah haji yang sedang beliau jalani. Sehingga hanya menyisakan 3 orang bakal calon Ketua yang akan bertarung untuk menjadi orang nomor satu di Pengwil Sultra.

 Namun secara mengejutkan Sitti Nurfarhah, mengundurkan diri dari pencalonan. Lain hal dengan Santi Bunga, yang akhirnya harus menunda impiannya untuk menjadi Ketua Pengwil Sultra karena tidak lolos dalam verifikasi. Hal ini dikarenakan Santi Bunga, baru menjalankan jabatannya sebagai Notaris kurang lebih selama 6,5 tahun sehingga bertentangan dengan Anggaran Rumah Tangga Ikatan Notaris Indonesia (ART-INI) yang mensyaratkan seorang calon Ketua Pengurus Wilayah adalah Notaris aktif yang telah menjabat sebagai Notaris sekurang-kurangnya 7 tahun. Raut Kekecewaan pun nampak terpancar dari para pendukung kedua pasang bakal calon ketua Pengwil Sultra tersebut di sore yang cerah.

 Hal tersebut memuluskan langkah Muhammad Nurung, untuk menjadi nahkoda baru bagi Pengurus Wilayah Sulawesi Tenggara periode 2016 – 2019 secara aklamasi. Akhirnya saat itu juga Muhammad Nurung, S.H., M.Kn dilantik oleh Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia yang diwakili oleh Ketua Bidang Kewilayahan VIII Hustam Husain, S.H. didampingi Sekretaris IV Agus Riyanto, S.H. M.Kn.

 Dalam Konferensi Wilayah Ke-IV Sulawesi Tenggara juga terpilih Dewan Kehormatan Wilayah yang terdiri atas Asbar Imran, S.H., Hidayat, S.H., Agus Jaya, S.H., Irwan Addy Sanusi, S.H. dan M. Asman Amanullah, S.H. yang dilantik oleh Isyana Wisnuwardhani Sadjarwo, S.H., M.H dari Dewan Kehormatan Pusat INI.

 Teks : Miftah Husabri A. Savara
 Foto : H. Sujianto, S.H., M.Kn

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hukum Waris Perdata

HAK-HAK ATAS TANAH MENURUT UUPA DAN PP. NO.40/1996

SISTEM ADMINISTRASI DAN TATA KELOLA KANTOR NOTARIS. [1]