Dialog Si Kecil dan Tuhan


Tanggal 8 Maret kemarin kita memperingati Hari Perempuan Internasional, saya ucapkan selamat tentunya terkhusus buat para perempuan, cukup iri juga karena tak ada hari peringatan buat para lelaki. Tapi cukup pantas, saya rasa memberikan satu hari khusus buat Perempuan. Saya tidak mau panjang lebar untuk mengungkapkan alasan kenapa ada hari khusus buat perempuan, tulisan kali ini saya  cuma  ingin share sebuah cerita, begini ceritanya (pake musik horror atau musik apa yang cocok ? ., J)

Suatu ketika, ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan. Maka, ia bertanya kepada Tuhan. “Ya Tuhan, Engkau akan mengirimku ke bumi. Tapi aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungku disana ?”

Tuhanpun menjawab “diantara semua malaikatku, aku akan memilih seseorang yang khusus untukmu. Dia akan merawatmu dan mengasihimu”. Si kecil bertanya lagi, “tapi, disini, di surga ini, aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu cukup membuatku bahagia” “. Tuhanpun menjawab, “tak apa, malaikatmu itu, akan selalu menyenandungkan lagu untukmu, dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia” Namun sikecil bertanya lagi, “bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai ?”

Tuhanpun menjawab, “malaikatmu itu, akan membisikanmu kata-kata yang paling indah, dia akan selalu sabar ada disampingmu, dan dengan kasihnya, dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia” Si kecil bertanya lagi, “lalu, bagaimana jika aku ingin berbicara padamu, ya Tuhan ?”

Tuhanpun kembali menjawab, “malaikatmu itu, akan membimbingmu. Dia akan menengadahkan tangannya bersamamu, dan mengajarkanmu untuk berdoa”.  Lagi – lagi, si kecil menyelidik, “Namun, aku mendengar, disana ada banyak sekali orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku ?”

Tuhan menjawab lagi, “Malaikatmu, akan selalu mengajarkanmu keagungan-Ku, dan dia akan mendidikmu, bagaimana agar selalu patuh dan taat pada-ku. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingat-Ku. Walau begitu, aku akan selalu ada disisimu”

 Hening. Kedamaianpun tetap menerpa surga. Namun, suara – suara panggilan dari bumi terdengar sayup-sayup. “Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang, tolong, sebutkan nama malaikat yang akan melindungiku”       

Tuhanpun kembali menjawab, “Nama malaikatmu tak begitu penting. Kamu akan memanggilnya dengan sebutan : IBU”   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hukum Waris Perdata

HAK-HAK ATAS TANAH MENURUT UUPA DAN PP. NO.40/1996

SISTEM ADMINISTRASI DAN TATA KELOLA KANTOR NOTARIS. [1]