Media Massa Sebagai Pilar Demokrasi



Kemerdekaan menyatakan pendapat, menyampaiakan, dan memperoleh informasi bersumber dari kedaulatan rakyat dan merupakan hak asasi manusia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis yang dilaksanakan secara bertanggungjawab.
Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat dan telah menjadi komoditas penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Teknologi komunikasi dan informasi dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk kontrol sosial dan bagi negara dalam hal ini pemerintah untuk alat sosialisasi kebijakan.
Media massa sebagai salah satu bagian dari teknologi komunikasi dan informasi menjadi sebuah wadah kontrol rakyat terhadap pemerintah, dimana ada ruang yang tidak mampu dijangkau oleh rakyat. Oleh sebab itu maka, media massa menjadi jembatann penghubung bagi hambatan tersebut diatas.
Dengan adanya daya jangkau rakyat terhadap area tertutup di pemerintahan melalui media massa, maka akan tercipta sistem kontrol yang baik dari rakyat yang merupakan hakikat dari demokrasi. Media merupakan sarana yang dipergunakan oleh komunikator sebagai saluran untuk menyampaikan pesan kepada komunikan, apabila komunikan jauh tempatnya atau banyak jumlahnya atau kedua-duanya.
Media komunikasi merupakan sarana yang memungkinkan tersampaikannya suatu pesan. Media massa adalah sarana yang mentransmisikan pesan-pesan yang identik kepada sejumlah besar orang yang secara fisik berpencar.
Dalam konteks berdemokrasi, media massa mempunyai peranan yang penting. Pemerintahan yang transparan, akuntabel, professional, bebas kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) meruapakan fondasi dasar untuk membangun kepercayaan publik kepada pemerintah. Karena paradigm penyelenggaraan pemerintahan baru mensyaratkan adanya perubahan dalam mekanisme komunikasi pemerintah yang semula kurang responsive dan akomodatif kepada rakyat menjadi lebih terbuka, produktif, efektif, dan efisien. Artinya pemerintah tidak hanya menjalankan fungsi budgeter tetapi juga regulerent yakni melindungi, melayani dan memberdayakan masyarakat.
Media massa tidak saja menjadi sarana informasi dan komunikasi pemerintah pada masyarakat tetapi lebih daripada itu, yaitu sebagai sarana check and balance bagi pemerintah. Tidak saja pemerintah pusat tetapi juga pemerintah daerah terlebih dengan terbukanya kran otonomi daerah, media massa di daerah-daerah berkembang pesat. Tidak hanya sebagai kontrol tapi juga sebagai wadah sosialisasi pemerintah. Oleh karena itu, keberadaan media massa saat ini tidak lagi menjadi lebih penting bahkan ada yang mengatakan bahwa media massa sebagai pilar utama dalam kehidupan demokrasi.
Kehidupan demokrasi tidak akan  datang, tumbuh dan berkembang dengan sendirinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Karena itu demokrasi memerlukan usaha nyata setiap warga dan perangkat pendukungnya yaitu budaya yang kondusif sebagai manifestasi dari suatu kerangka pikir dan rancangan sosial. Bentuk konkrit dari manifestasi tersebut adalah dijadikannya demokrasi sebagai pandangan hidup dalam seluk beluk kehidupan bernegara baik oleh rakyat maupun pemerintah.
Tegaknya demokrasi sebagai sebuah tata kehidupan sosial dan sistem politik sangat bergantung kepada tegaknya unsur penopang demokrasi itu sendiri. Unsur-unsur yang dapat menopang tegaknya demokrasi antara lain :
1.       Negara Hukum
2.       Masyarakat Madani
3.       Infrastruktur politik
4.       Pers yang bebas dan bertanggungjawab  
Media massa merupakan institusi yang penting dalam penegakan demokrasi, karena kemungkinannya dapat mengkritisi dan menjadi bagian dari sosial kontrol yang dapat menganalisa serta mempublikasikan berbagai kebijakan pemerintah. Hal tersebut pada akhirnya akan mengarah pada adanya independensi media massa serta mampu menyajikan berita secara objektif dan transparan.
Media massa harus mampu menjamin dan melindungi kebebasan berekspresi atau mengeluarkan pikiran secara lisan dan tertulis termasuk menjamin kebebasan berekspresi dengan bertumpu pada asas keadilan, demokrasi, dan supremasi hukum. Media massa harus harus mencerminkan keadilan dan demokrasi dengan menyeimbangkan antara hak dan kewajiban rakyat ataupun pemerintah termasuk hak asasi setiap orang dengan mengerti dan tidak mengganggu hak orang lain serta mampu memperhatikan seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hukum Waris Perdata

HAK-HAK ATAS TANAH MENURUT UUPA DAN PP. NO.40/1996

SISTEM ADMINISTRASI DAN TATA KELOLA KANTOR NOTARIS. [1]